TTO printer banyak digunakan pada proses packaging yang membutuhkan hasil cetak tajam, rapi, dan konsisten pada flexible packaging. Teknologi ini mampu mencetak informasi seperti tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, nomor batch, barcode, QR code, logo, hingga informasi traceability langsung pada film kemasan sebelum dibentuk menjadi sachet, pouch, atau kemasan lainnya.
Berbeda dengan sistem inkjet yang menggunakan tinta cair, TTO menggunakan ribbon dan panas untuk memindahkan tinta ke permukaan material. Teknologi ini tersedia dalam tipe intermittent dan continuous yang pemilihannya perlu disesuaikan dengan gerakan film serta karakter mesin packaging. Artikel ini akan membahas pengertian TTO printer, jenis, cara kerja, fungsi, material, ribbon, aplikasi, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih TTO untuk production line.
Apa Itu TTO Printer?

TTO merupakan singkatan dari Thermal Transfer Overprinter, yaitu mesin coding yang menggunakan panas dan ribbon untuk memindahkan tinta ke permukaan material. Teknologi ini banyak digunakan pada flexible packaging karena mampu menghasilkan cetakan yang tajam, rapi, dan mudah dibaca.
Dalam proses pencetakan, TTO menggunakan beberapa komponen utama, yaitu:
- Printhead thermal, yang menghasilkan panas sesuai pola pesan.
- Ribbon, sebagai media pembawa tinta.
- Tekanan, untuk membantu proses transfer tinta ke material.
- Gerakan antara printhead dan material, yang disesuaikan dengan jenis TTO dan mesin packaging.
Bagaimana Prinsip Kerja TTO?
Secara sederhana, proses pencetakan TTO berlangsung sebagai berikut:
- Ribbon berada di antara printhead dan film kemasan.
- Elemen pada printhead dipanaskan sesuai pola pesan yang akan dicetak.
- Panas tersebut membuat lapisan tinta atau coating pada ribbon berpindah.
- Tinta menempel pada permukaan film.
- Terbentuk teks, barcode, QR code, logo, atau informasi lainnya.
Proses ini berlangsung sangat cepat dan dapat mengikuti cycle mesin packaging.
Informasi yang Dapat Dicetak dengan TTO
TTO dapat digunakan untuk mencetak berbagai informasi variabel, seperti:
- Tanggal produksi.
- Expired date.
- Best before.
- Nomor batch.
- Lot number.
- Barcode.
- QR code.
- Logo.
- Ingredients tertentu.
- Informasi traceability.
- Teks beberapa baris.
Kemampuan mencetak area yang relatif luas dan beresolusi tinggi membuat TTO cocok untuk aplikasi yang membutuhkan informasi lebih detail dibandingkan sekadar tanggal produksi atau nomor batch.
TTO Banyak Digunakan pada Flexible Packaging
TTO terutama digunakan pada flexible packaging saat material masih dalam kondisi rata, sebelum dibentuk menjadi kemasan akhir.
Contoh aplikasinya meliputi:
- Film untuk sachet.
- Film untuk pouch.
- Flowpack.
- Kemasan snack.
- Kemasan kopi.
- Kemasan bumbu.
- Flexible packaging untuk produk farmasi dan kosmetik.
Karena proses pencetakan dilakukan sebelum kemasan terbentuk, TTO biasanya dipasang langsung pada mesin packaging seperti VFFS, flowpack, sachet machine, atau sistem packaging lainnya.
Pemilihan TTO juga perlu disesuaikan dengan cara film bergerak. Jika film berhenti saat proses cetak, umumnya digunakan intermittent TTO. Jika film tetap bergerak, continuous TTO dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Apa Saja Komponen Utama TTO Printer?
TTO printer terdiri dari beberapa komponen yang bekerja bersama untuk mengatur data cetak, memanaskan printhead, menggerakkan ribbon, dan menyesuaikan proses pencetakan dengan cycle mesin packaging. Setiap komponen memiliki peran penting agar hasil cetak tetap tajam, rapi, dan konsisten.
Controller
Controller merupakan pusat pengaturan TTO printer. Melalui bagian ini, operator dapat menyiapkan pesan dan mengatur parameter pencetakan sesuai kebutuhan produk.
Fungsi controller meliputi:
- Membuat dan mengubah pesan.
- Mengatur tanggal produksi atau expired date.
- Memasukkan nomor batch dan lot.
- Membuat barcode.
- Membuat QR code.
- Mengatur ukuran cetak.
- Menyimpan template produk.
- Mengatur parameter pencetakan.
- Menampilkan status mesin dan notifikasi tertentu.
Dengan controller, pergantian data dapat dilakukan lebih cepat saat terjadi perubahan produk, batch, atau jadwal produksi.
Printhead Thermal
Printhead thermal merupakan bagian utama yang melakukan proses transfer tinta dari ribbon ke material.
Di dalam printhead terdapat banyak elemen pemanas berukuran kecil. Elemen-elemen tersebut akan aktif sesuai dengan pola pesan yang telah dibuat pada controller.
Saat printhead menyentuh ribbon dan material:
- Elemen tertentu dipanaskan.
- Panas diteruskan ke ribbon.
- Lapisan tinta pada ribbon berpindah.
- Tinta menempel pada permukaan film.
- Terbentuk teks, barcode, QR code, atau gambar.
Kondisi printhead perlu dijaga karena kotoran, tekanan berlebihan, atau penggunaan ribbon yang tidak sesuai dapat memengaruhi kualitas cetak dan umur komponen.
Ribbon Supply
Ribbon supply merupakan bagian yang menyimpan gulungan ribbon baru sebelum digunakan untuk mencetak.
Dari bagian ini, ribbon akan bergerak menuju area printhead selama proses pencetakan berlangsung.
Ribbon supply perlu dipasang dengan benar agar:
- Ribbon dapat bergerak dengan lancar.
- Tidak mudah kusut.
- Tension tetap stabil.
- Posisi ribbon sejajar dengan area cetak.
Jenis dan ukuran ribbon juga perlu disesuaikan dengan printer, lebar area cetak, dan material kemasan.
Ribbon Take-Up
Ribbon take-up berfungsi menggulung ribbon yang sudah digunakan setelah melewati area pencetakan.
Saat tinta pada sebagian permukaan ribbon telah dipindahkan ke material, ribbon bekas akan digulung secara teratur pada bagian take-up.
Sistem ini membantu menjaga area kerja tetap rapi dan memastikan ribbon bergerak secara konsisten selama produksi.
Ribbon Drive
Ribbon drive mengatur pergerakan ribbon dari supply roll menuju take-up roll.
Komponen ini membantu mengontrol:
- Kecepatan pergerakan ribbon.
- Jarak ribbon yang digunakan setiap kali mencetak.
- Tension ribbon.
- Sinkronisasi dengan proses pencetakan.
Pengaturan ribbon drive yang tepat penting untuk mengurangi ribbon waste dan mencegah masalah seperti ribbon terlalu longgar, kusut, atau putus.
Pada sistem tertentu, pengaturan ribbon advance juga dapat membantu menggunakan ribbon secara lebih efisien dengan menyesuaikan jarak perpindahan ribbon terhadap ukuran pesan.
Mounting Bracket
Mounting bracket digunakan untuk memasang TTO pada mesin packaging dan menjaga posisi printer tetap stabil.
Bracket perlu disesuaikan dengan:
- Model mesin packaging.
- Posisi film.
- Arah pergerakan material.
- Area cetak.
- Ruang yang tersedia.
- Akses operator untuk mengganti ribbon.
Mounting yang tidak stabil dapat menyebabkan posisi cetak berubah, tekanan tidak konsisten, atau printhead tidak sejajar dengan film.
Karena itu, instalasi TTO biasanya perlu memperhatikan kondisi mesin packaging secara keseluruhan, bukan hanya posisi printer.
Sensor dan Input dari Packaging Machine
TTO perlu mengetahui kapan proses pencetakan harus dimulai. Informasi ini dapat berasal dari sensor atau signal yang dikirim oleh mesin packaging.
Input tersebut membantu printer menentukan:
- Kapan printhead mulai mencetak.
- Posisi kode pada film.
- Sinkronisasi dengan cycle mesin.
- Waktu pergerakan ribbon.
- Timing antara proses cetak dan proses sealing atau cutting.
Pada aplikasi tertentu, printer juga dapat menerima signal dari PLC, encoder, atau controller mesin packaging.
Sinkronisasi yang tepat sangat penting karena TTO bekerja sebagai bagian dari sistem packaging. Jika timing tidak sesuai, kode dapat bergeser, tercetak di area seal, atau berada pada posisi yang salah.
Secara keseluruhan, performa TTO tidak hanya bergantung pada printhead dan ribbon. Controller, ribbon drive, mounting, serta komunikasi dengan mesin packaging juga perlu bekerja secara tepat agar proses coding tetap stabil dan konsisten pada setiap cycle produksi.
Apa Saja Jenis TTO Printer?
Secara umum, jenis TTO printer dibagi menjadi dua, yaitu Intermittent TTO dan Continuous TTO. Perbedaan utamanya terletak pada kondisi film saat proses pencetakan berlangsung.
Pemilihan jenis TTO tidak cukup hanya berdasarkan nama mesin packaging. Hal yang paling penting adalah mengetahui apakah film berhenti sementara atau terus bergerak ketika kode dicetak.
Intermittent TTO
Intermittent TTO digunakan pada mesin packaging yang memiliki gerakan stop-and-go. Artinya, film berhenti sementara pada saat proses pencetakan dilakukan.
Saat film berhenti, prosesnya berlangsung seperti berikut:
- Film berhenti pada posisi cetak.
- Printhead turun menuju area pencetakan.
- Printhead bergerak melintasi permukaan film.
- Tinta dari ribbon dipindahkan ke material.
- Pesan selesai dicetak.
- Printhead kembali ke posisi awal.
- Film kembali bergerak untuk cycle berikutnya.
Jenis ini umum digunakan pada:
- VFFS stop-and-go.
- Mesin packaging intermittent.
- Mesin sachet.
- Mesin pouch tertentu.
- Aplikasi flexible packaging dengan fase berhenti.
Kelebihan Intermittent TTO antara lain:
- Cocok untuk area cetak yang relatif besar.
- Dapat mencetak beberapa baris informasi.
- Cocok untuk barcode, QR code, logo, dan teks detail.
- Mudah disinkronkan dengan cycle mesin yang memiliki waktu berhenti.
- Memberikan waktu yang cukup bagi printhead untuk menyelesaikan pencetakan.
Namun, waktu berhenti film harus cukup untuk proses cetak. Jika cycle terlalu singkat, area cetak yang besar dapat memengaruhi kecepatan produksi.
Continuous TTO
Continuous TTO digunakan ketika film tetap bergerak saat proses pencetakan berlangsung.
Berbeda dengan intermittent, printhead pada continuous TTO tidak bergerak melintasi film untuk membentuk seluruh pesan. Printhead berada pada posisi cetak, sementara material bergerak melewatinya.
Secara sederhana, prosesnya adalah:
- Film bergerak secara terus-menerus.
- Printhead berada pada posisi cetak.
- Ribbon bergerak mengikuti proses pencetakan.
- Elemen thermal memindahkan tinta ke film.
- Gerakan film membantu membentuk pesan sepanjang arah pergerakan material.
- Proses berulang tanpa menghentikan film.
Continuous TTO umum digunakan pada:
- Flowpack.
- Horizontal packaging machine.
- Horizontal Form Fill Seal.
- Continuous motion packaging machine.
- Packaging line dengan film yang tidak berhenti saat coding.
Kelebihan Continuous TTO antara lain:
- Cocok untuk film yang terus bergerak.
- Tidak membutuhkan fase berhenti khusus untuk mencetak.
- Mendukung packaging line kontinu.
- Cocok untuk produksi berkecepatan tinggi.
- Dapat menghasilkan teks, barcode, QR code, dan kode variabel dengan kualitas yang konsisten jika sinkronisasi tepat.
Perbedaan Intermittent dan Continuous TTO
Perbedaan paling mudah dipahami dapat dilihat dari cara film dan printhead bergerak.
| Aspek | Intermittent TTO | Continuous TTO |
|---|---|---|
| Kondisi film saat cetak | Berhenti sementara | Tetap bergerak |
| Gerakan printhead | Bergerak melintasi area cetak | Relatif tetap saat mencetak |
| Jenis packaging | Stop-and-go | Continuous motion |
| Aplikasi umum | VFFS, sachet, pouch tertentu | Flowpack, horizontal packaging |
| Area cetak | Cocok untuk area relatif besar | Disesuaikan dengan kecepatan film |
| Sinkronisasi utama | Cycle berhenti mesin | Kecepatan gerakan film |
Hal yang perlu ditekankan adalah VFFS tidak selalu berarti Intermittent TTO dan flowpack tidak selalu otomatis berarti Continuous TTO. Beberapa mesin memiliki konfigurasi gerakan yang berbeda.
Karena itu, sebelum menentukan jenis TTO printer, perlu diperiksa:
- Apakah film berhenti saat mencetak?
- Berapa lama film berhenti?
- Berapa kecepatan film?
- Berapa cycle per minute?
- Seberapa besar area cetak yang dibutuhkan?
- Apakah terdapat ruang yang cukup untuk instalasi printer?
Dengan memahami gerakan film dan cycle mesin packaging, pemilihan antara Intermittent TTO dan Continuous TTO dapat dilakukan dengan lebih tepat sehingga proses coding tidak mengganggu kecepatan produksi.
Apa Perbedaan Intermittent dan Continuous TTO?
Intermittent TTO dan Continuous TTO sama-sama digunakan untuk mencetak informasi pada flexible packaging. Perbedaan utamanya terletak pada gerakan film saat proses pencetakan berlangsung.
Pada Intermittent TTO, film berhenti sementara ketika kode dicetak. Sementara pada Continuous TTO, film tetap bergerak selama proses pencetakan.
| Aspek | Intermittent TTO | Continuous TTO |
|---|---|---|
| Gerakan film saat cetak | Berhenti sementara | Terus bergerak |
| Gerakan printhead | Bergerak saat mencetak | Relatif tetap |
| Jenis mesin packaging | Stop-and-go | Continuous motion |
| Aplikasi umum | VFFS intermittent, sachet machine, pouch machine tertentu | Flowpack, horizontal packaging, continuous motion machine |
| Cara pencetakan | Printhead bergerak melintasi area cetak saat film berhenti | Film bergerak melewati printhead saat kode dicetak |
| Kesesuaian area cetak | Cocok untuk area cetak yang relatif besar | Disesuaikan dengan kecepatan film dan waktu cetak |
| Sinkronisasi utama | Mengikuti waktu berhenti atau cycle mesin | Mengikuti kecepatan gerakan film |
| Penentuan printer | Berdasarkan gerakan aktual film | Berdasarkan gerakan aktual film |
Kapan Menggunakan Intermittent TTO?
Intermittent TTO lebih sesuai ketika mesin packaging memiliki fase berhenti yang cukup untuk melakukan pencetakan.
Contohnya pada VFFS stop-and-go, film berhenti sementara saat proses sealing atau pembentukan kemasan. Waktu berhenti tersebut dapat digunakan oleh printhead untuk mencetak tanggal, batch, barcode, QR code, atau informasi lainnya.
Hal yang perlu diperiksa meliputi:
- Lama film berhenti.
- Ukuran area cetak.
- Cycle per minute.
- Panjang pesan.
- Waktu yang dibutuhkan printhead untuk menyelesaikan cetakan.
Kapan Menggunakan Continuous TTO?
Continuous TTO lebih sesuai ketika film tetap bergerak selama proses packaging.
Jenis ini banyak digunakan pada flowpack atau horizontal packaging machine yang menjalankan film secara kontinu. Printer harus mengikuti kecepatan material agar kode tidak memanjang, menyempit, atau bergeser.
Hal yang perlu diperiksa meliputi:
- Kecepatan film.
- Stabilitas gerakan film.
- Panjang pesan.
- Area cetak.
- Sinkronisasi dengan mesin packaging.
Apa Kelebihan TTO Printer?
TTO printer banyak digunakan pada flexible packaging karena mampu menghasilkan cetakan yang tajam, rapi, dan konsisten. Selain itu, sistem berbasis ribbon membuat TTO cocok untuk kebutuhan coding yang membutuhkan banyak data variabel tanpa menggunakan tinta cair.
Hasil Cetak Tajam
TTO mampu menghasilkan cetakan dengan resolusi tinggi sehingga cocok untuk informasi yang membutuhkan detail dan keterbacaan yang baik.
Contohnya:
- Teks kecil.
- Barcode.
- QR code.
- Logo.
- Nomor batch.
- Informasi produk yang lebih detail.
Hasil cetak yang tajam membantu memastikan kode tetap mudah dibaca oleh operator maupun scanner selama proses produksi dan distribusi.
Area Cetak Lebih Fleksibel
TTO dapat digunakan untuk mencetak area yang relatif lebih luas dibandingkan sistem coding karakter kecil tertentu.
Hal ini memungkinkan perusahaan mencetak lebih banyak informasi dalam satu area, seperti:
- Beberapa baris teks.
- Barcode dan QR code.
- Logo.
- Ingredients tertentu.
- Informasi produk.
- Kode traceability.
Kemampuan ini sangat berguna ketika kemasan memiliki banyak informasi variabel yang perlu dicetak langsung pada production line.
Tidak Menggunakan Tinta Cair
TTO menggunakan ribbon sebagai consumable utama, bukan tinta cair.
Sistem ini membantu mengurangi beberapa risiko seperti:
- Tinta menetes.
- Kebocoran tinta.
- Tinta tercecer di area mesin.
- Kebutuhan waktu pengeringan tinta cair.
Area kerja juga dapat menjadi lebih bersih karena proses transfer tinta berlangsung langsung dari ribbon ke material.
Hasil Cetak Langsung Kering
Tinta pada ribbon dipindahkan ke permukaan material melalui panas dan tekanan. Setelah proses transfer selesai, hasil cetak tidak membutuhkan waktu pengeringan seperti pada sistem tinta cair.
Keunggulan ini penting pada packaging line karena film dapat langsung melanjutkan proses berikutnya, seperti:
- Forming.
- Filling.
- Sealing.
- Cutting.
- Pengemasan akhir.
Dengan demikian, risiko kode terhapus atau berpindah karena tinta masih basah dapat dikurangi.
Data Mudah Diganti
Operator dapat mengubah data melalui controller tanpa perlu mengganti karakter atau cetakan secara manual.
Data yang dapat diganti antara lain:
- Expired date.
- Tanggal produksi.
- Nomor batch.
- Nomor lot.
- Nama atau kode produk.
- Barcode.
- QR code.
- Logo.
- Template.
Kemudahan ini membantu mempercepat changeover ketika production line berpindah dari satu produk ke produk lain.
Cocok untuk Banyak Varian Produk
TTO sangat relevan untuk perusahaan yang memiliki banyak SKU atau varian produk.
Misalnya, satu production line digunakan untuk beberapa:
- Rasa.
- Ukuran.
- Formula.
- Jenis kemasan.
- Batch.
- Pasar distribusi.
Operator dapat menggunakan template berbeda untuk setiap produk sehingga proses pergantian informasi menjadi lebih praktis.
Sistem ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada metode manual yang berisiko menyebabkan kesalahan kode saat pergantian produk.
Mudah Diintegrasikan dengan Packaging Machine
TTO dirancang untuk menjadi bagian dari sistem packaging. Printer dapat dipasang langsung pada mesin sehingga proses coding dilakukan saat film masih berada di dalam proses pengemasan.
TTO dapat diintegrasikan dengan:
- VFFS.
- Flowpack.
- Sachet machine.
- Pouch packaging machine.
- Horizontal packaging machine.
- Labeling system.
- Rewinder.
- PLC atau controller mesin.
Integrasi ini memungkinkan printer mengikuti cycle mesin packaging secara otomatis.
Pada sistem intermittent, pencetakan dilakukan ketika film berhenti. Sementara pada sistem continuous, proses cetak mengikuti film yang tetap bergerak.
Dengan kombinasi hasil cetak tajam, area cetak yang fleksibel, penggunaan ribbon, serta integrasi langsung dengan packaging machine, TTO menjadi salah satu pilihan yang sesuai untuk kebutuhan coding pada flexible packaging dengan banyak data variabel dan SKU.
Apa Itu Ribbon TTO?
Ribbon TTO adalah film tipis yang memiliki lapisan tinta atau coating pada salah satu sisinya. Ribbon menjadi consumable utama pada TTO printer karena tinta yang digunakan untuk mencetak berasal dari lapisan pada ribbon tersebut.
Saat proses pencetakan berlangsung, ribbon berada di antara printhead thermal dan material kemasan. Elemen pemanas pada printhead kemudian aktif sesuai pola pesan yang akan dicetak.
Panas dari printhead membuat lapisan tinta pada ribbon berpindah ke permukaan material. Dari proses inilah terbentuk teks, tanggal, nomor batch, barcode, QR code, logo, atau informasi lainnya.
Secara sederhana, alurnya adalah:
- Ribbon bergerak menuju area printhead.
- Printhead memberikan panas sesuai pola pesan.
- Lapisan tinta pada ribbon berpindah.
- Tinta menempel pada material kemasan.
- Ribbon yang telah digunakan digulung pada bagian take-up.
Karena ribbon berpengaruh langsung terhadap kualitas cetak, pemilihannya perlu disesuaikan dengan material dan kondisi produksi.
Lebar Ribbon
Lebar ribbon perlu disesuaikan dengan ukuran printhead dan area cetak.
Ribbon yang terlalu sempit dapat membuat sebagian area pesan tidak tercetak. Sementara penggunaan ribbon yang jauh lebih lebar dari kebutuhan dapat meningkatkan konsumsi dan waste.
Karena itu, lebar ribbon sebaiknya disesuaikan dengan:
- Lebar pesan.
- Ukuran printhead.
- Posisi cetak.
- Konfigurasi printer.
Panjang Ribbon
Panjang ribbon menentukan berapa lama consumable dapat digunakan sebelum perlu diganti.
Semakin panjang ribbon, semakin banyak cycle pencetakan yang dapat dilakukan. Namun, jumlah aktual hasil cetak tetap dipengaruhi oleh:
- Panjang pesan.
- Jarak antar-cetakan.
- Pengaturan ribbon advance.
- Fitur ribbon saving.
- Kecepatan dan pola produksi.
Karena itu, konsumsi ribbon sebaiknya dihitung berdasarkan kondisi produksi aktual, bukan hanya panjang roll.
Warna Ribbon
Ribbon tersedia dalam berbagai warna sesuai kebutuhan aplikasi.
Warna yang dipilih perlu memiliki kontras yang cukup terhadap material kemasan agar kode mudah dibaca.
Contohnya:
- Ribbon hitam pada film terang.
- Ribbon putih pada permukaan gelap.
- Warna tertentu untuk kebutuhan identifikasi atau desain kemasan.
Kontras menjadi semakin penting ketika kode berupa barcode atau QR code yang perlu dibaca menggunakan scanner.
Jenis Coating
Tidak semua ribbon memiliki karakteristik lapisan tinta yang sama.
Perbedaan coating dapat memengaruhi:
- Kemudahan transfer tinta.
- Ketajaman hasil cetak.
- Daya rekat.
- Ketahanan gesekan.
- Ketahanan panas.
- Ketahanan terhadap kondisi produksi tertentu.
Karena itu, pemilihan ribbon tidak sebaiknya hanya berdasarkan ukuran dan warna. Jenis coating juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi.
Material Kemasan
Material menjadi salah satu faktor terpenting dalam memilih ribbon TTO.
Ribbon yang bekerja dengan baik pada satu jenis film belum tentu memberikan hasil yang sama pada material lain.
Material yang dapat memiliki karakter berbeda antara lain:
- PE.
- PP.
- PET.
- Film multilayer.
- Aluminium foil.
- Label.
- Flexible packaging dengan coating tertentu.
Bahkan material dengan nama yang sama dapat memiliki treatment permukaan atau lapisan yang berbeda.
Kecepatan Produksi
Kecepatan packaging line juga perlu diperhatikan karena proses transfer tinta harus terjadi dalam waktu yang cukup agar hasil cetak tetap jelas.
Pada line yang lebih cepat, ribbon dan pengaturan temperatur perlu mampu mengikuti kecepatan pencetakan tanpa menyebabkan:
- Hasil cetak terlalu tipis.
- Sebagian karakter tidak tercetak.
- Ribbon putus.
- Kualitas barcode menurun.
Pengaturan printer perlu disesuaikan dengan kecepatan aktual mesin packaging.
Ketahanan Hasil Cetak
Setelah dicetak, kemasan dapat mengalami berbagai kondisi seperti:
- Gesekan.
- Penumpukan.
- Sealing.
- Penyimpanan.
- Pendinginan.
- Distribusi.
- Kontak dengan bahan tertentu.
Karena itu, ribbon perlu dipilih berdasarkan tingkat ketahanan yang dibutuhkan.
Untuk aplikasi yang membutuhkan ketahanan lebih tinggi, jenis ribbon dengan coating yang lebih kuat dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Secara keseluruhan, ribbon TTO bukan hanya “tinta dalam bentuk roll”. Ribbon merupakan bagian penting yang menentukan ketajaman, daya rekat, ketahanan, dan biaya operasional pencetakan. Karena itu, pemilihan ribbon sebaiknya dilakukan berdasarkan material asli, ukuran pesan, kecepatan produksi, dan kebutuhan ketahanan hasil cetak. Sample print juga penting untuk memastikan ribbon benar-benar kompatibel sebelum digunakan pada production line.
Jenis Ribbon TTO dan Penggunaannya
Ribbon TTO tersedia dalam beberapa jenis dengan karakteristik yang berbeda. Perbedaan tersebut terutama berkaitan dengan kemudahan transfer tinta, daya rekat, kualitas cetak, serta ketahanan hasil cetak terhadap gesekan, panas, dan kondisi produksi tertentu.
Secara umum, ribbon dapat dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu wax, wax-resin, dan resin.
Wax Ribbon
Wax ribbon memiliki lapisan tinta yang relatif mudah berpindah dari ribbon ke material saat terkena panas dari printhead.
Karakteristik utamanya antara lain:
- Transfer tinta relatif mudah.
- Tidak membutuhkan energi panas setinggi beberapa jenis ribbon lainnya.
- Cocok untuk kebutuhan cetak tertentu.
- Umumnya lebih ekonomis.
- Ketahanan terhadap gesekan relatif lebih rendah.
Wax ribbon lebih sesuai untuk aplikasi yang tidak membutuhkan ketahanan tinggi setelah proses pencetakan.
Karena karakteristiknya tersebut, ribbon jenis ini perlu dipastikan cocok dengan material yang digunakan. Tidak semua flexible packaging dapat menghasilkan daya rekat yang baik dengan wax ribbon.
Wax-Resin Ribbon
Wax-resin ribbon merupakan kombinasi antara material wax dan resin. Jenis ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kualitas cetak dan ketahanan.
Keunggulannya meliputi:
- Hasil cetak tajam.
- Daya rekat lebih baik.
- Ketahanan gesekan lebih tinggi dibanding wax.
- Cocok untuk teks kecil.
- Cocok untuk barcode dan QR code.
- Dapat digunakan pada berbagai flexible packaging yang kompatibel.
Wax-resin banyak digunakan pada aplikasi TTO karena mampu memberikan kombinasi antara kualitas cetak, daya rekat, dan ketahanan yang baik.
Jenis ini dapat dipertimbangkan untuk kemasan yang mengalami proses handling, sealing, penyimpanan, atau distribusi setelah pencetakan.
Resin Ribbon
Resin ribbon digunakan ketika dibutuhkan tingkat ketahanan hasil cetak yang lebih tinggi.
Lapisan resin memberikan daya tahan yang lebih baik terhadap kondisi tertentu, seperti:
- Gesekan.
- Panas tertentu.
- Bahan kimia.
- Kelembapan.
- Proses handling yang intensif.
- Kondisi produksi khusus.
Jenis ribbon ini cocok untuk aplikasi ketika kode harus tetap terbaca setelah melewati proses yang lebih berat.
Namun, resin ribbon biasanya membutuhkan pengaturan temperatur dan parameter cetak yang lebih tepat agar proses transfer tinta berjalan optimal.
Perbedaan Wax, Wax-Resin, dan Resin Ribbon
| Aspek | Wax | Wax-Resin | Resin |
|---|---|---|---|
| Kemudahan transfer | Relatif mudah | Sedang | Membutuhkan pengaturan lebih tepat |
| Kualitas cetak | Baik | Tinggi | Tinggi |
| Daya rekat | Relatif rendah | Baik | Sangat baik pada material yang sesuai |
| Ketahanan gesekan | Rendah–menengah | Menengah–tinggi | Tinggi |
| Ketahanan terhadap kondisi berat | Terbatas | Menengah | Tinggi |
| Penggunaan umum | Aplikasi sederhana | Flexible packaging umum | Aplikasi dengan kebutuhan ketahanan tinggi |
Pemilihan Ribbon Harus Berdasarkan Material Aktual
Pemilihan ribbon tidak sebaiknya hanya berdasarkan kategori produk seperti “makanan”, “farmasi”, atau “kosmetik”.
Dua produk dari industri yang sama dapat menggunakan jenis film dengan coating, treatment permukaan, dan karakteristik yang berbeda. Bahkan material yang sama-sama disebut PET atau PP dapat memberikan hasil cetak yang berbeda ketika menggunakan ribbon yang sama.
Karena itu, pemilihan ribbon perlu mempertimbangkan:
- Jenis material.
- Coating permukaan.
- Daya rekat yang dibutuhkan.
- Kecepatan packaging line.
- Temperatur pencetakan.
- Tingkat gesekan setelah cetak.
- Proses sealing.
- Kondisi penyimpanan.
- Kebutuhan keterbacaan barcode atau QR code.
Sample print pada material asli tetap menjadi langkah penting untuk memastikan ribbon dapat menghasilkan cetakan yang tajam, melekat dengan baik, dan memiliki ketahanan yang sesuai dengan kondisi produksi.
TTO Printer Digunakan pada Mesin Packaging Apa Saja?
TTO printer dirancang untuk diintegrasikan langsung dengan berbagai jenis mesin packaging. Teknologi ini paling sesuai digunakan ketika material masih berupa film atau label yang berada dalam posisi rata sebelum dibentuk atau diaplikasikan ke produk.
Jenis TTO yang digunakan perlu disesuaikan dengan gerakan material saat proses pencetakan, apakah film berhenti sementara atau tetap bergerak secara kontinu.
Vertical Form Fill Seal (VFFS)
VFFS atau Vertical Form Fill Seal merupakan mesin packaging yang membentuk kemasan dari film roll secara vertikal, kemudian mengisi produk dan melakukan sealing.
TTO sering digunakan pada VFFS untuk mencetak informasi seperti:
- Tanggal produksi.
- Expired date.
- Nomor batch.
- Barcode.
- QR code.
- Informasi traceability.
Aplikasinya banyak ditemukan pada produk seperti:
- Snack.
- Kopi.
- Bumbu.
- Powder.
- Frozen food.
- Produk sachet.
Pemilihan jenis TTO pada VFFS bergantung pada gerakan film. Jika film berhenti sementara saat proses cetak, Intermittent TTO biasanya lebih sesuai. Jika film tetap bergerak, Continuous TTO dapat menjadi pilihan yang lebih tepat.
Karena itu, nama mesin VFFS saja belum cukup untuk menentukan tipe printer. Gerakan aktual film dan cycle mesin perlu diperiksa terlebih dahulu.
Horizontal Form Fill Seal / Flowpack
Horizontal Form Fill Seal atau flowpack merupakan mesin packaging yang membungkus produk secara horizontal menggunakan flexible film.
Mesin ini umum digunakan untuk produk seperti:
- Biskuit.
- Roti.
- Snack bar.
- Sabun.
- Produk individual.
- Produk bakery.
- Produk confectionery.
Pada banyak aplikasi flowpack, film bergerak secara terus-menerus. Karena itu, Continuous TTO sering menjadi pilihan yang relevan.
Saat proses pencetakan berlangsung, printhead berada pada posisi cetak sementara film bergerak melewatinya. Printer perlu disinkronkan dengan kecepatan film agar hasil cetak tidak memanjang, menyempit, atau bergeser.
Namun, tetap perlu memeriksa sistem aktual mesin karena tidak semua flowpack memiliki pola gerakan yang sama.
Sachet Machine
TTO juga banyak digunakan pada sachet machine untuk mencetak informasi pada film sebelum material dibentuk menjadi sachet.
Aplikasinya dapat ditemukan pada produk:
- Powder.
- Liquid.
- Granule.
- Produk farmasi.
- Kopi.
- Bumbu.
- Personal care.
Informasi yang dicetak dapat berupa:
- Tanggal produksi.
- Expired date.
- Nomor batch.
- Nomor lot.
- Barcode.
- QR code.
Pada sachet machine, printer perlu disesuaikan dengan cycle mesin, posisi area cetak, serta jumlah lane jika mesin menghasilkan beberapa sachet sekaligus.
Pouch Packaging Machine
TTO dapat digunakan pada pouch packaging machine tertentu, tetapi kesesuaiannya bergantung pada posisi dan kondisi material saat proses pencetakan.
Hal yang perlu diperiksa meliputi:
- Apakah pouch masih berupa film roll.
- Apakah pouch sudah berbentuk jadi.
- Apakah material berhenti ketika dicetak.
- Apakah permukaan pouch cukup rata.
- Berapa kecepatan line.
- Di mana posisi area cetak.
Jika material masih berupa film dan melewati area cetak dalam kondisi rata, TTO biasanya lebih mudah diintegrasikan. Untuk pre-made pouch, sistem handling perlu diperiksa lebih detail agar posisi kemasan tetap stabil saat dicetak.
Labeling dan Rewinder
TTO juga dapat digunakan pada sistem labeling atau rewinder untuk mencetak informasi ketika label masih berada dalam bentuk roll.
Informasi yang dapat dicetak antara lain:
- Tanggal produksi.
- Expired date.
- Nomor batch.
- Barcode.
- QR code.
- Nomor seri.
- Informasi traceability.
Pada sistem rewinder, label dapat dicetak terlebih dahulu sebelum digunakan pada proses labeling berikutnya.
Sementara pada labeling machine, TTO dapat diintegrasikan untuk mencetak data variabel sebelum label diaplikasikan ke produk.
Keuntungan metode ini adalah material label berada dalam posisi yang relatif rata dan stabil sehingga proses pencetakan dapat dilakukan dengan lebih konsisten.
Secara umum, TTO dapat digunakan pada VFFS, flowpack, sachet machine, pouch packaging machine, labeling system, dan rewinder. Namun, pemilihan tipe printer tidak sebaiknya hanya berdasarkan nama mesin packaging. Gerakan film, kecepatan, cycle, area cetak, posisi pemasangan, dan ruang instalasi perlu diperiksa agar TTO dapat bekerja tanpa mengganggu proses packaging.
Apakah Continuous TTO Bisa Digunakan pada Mesin VFFS?
Bisa, jika mesin VFFS menggunakan sistem continuous motion.
Tidak semua mesin VFFS memiliki pola gerakan film yang sama. Karena itu, pemilihan antara Intermittent TTO dan Continuous TTO perlu melihat bagaimana film bergerak saat proses pencetakan berlangsung.
Pada VFFS dengan sistem stop-and-go, film berhenti sementara pada setiap cycle. Kondisi ini umumnya lebih sesuai untuk Intermittent TTO karena printhead memiliki waktu untuk bergerak dan menyelesaikan proses cetak saat film dalam keadaan diam.
Sebaliknya, pada VFFS dengan sistem continuous motion, film tetap bergerak selama proses packaging. Dalam kondisi ini, Continuous TTO dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai karena printer dirancang untuk mencetak ketika material terus bergerak.
Artinya, nama mesin “VFFS” saja belum cukup untuk menentukan jenis TTO yang digunakan.
Hal yang perlu diperiksa antara lain:
- Apakah film berhenti saat proses cetak?
- Jika berhenti, berapa lama waktu berhentinya?
- Berapa kecepatan film?
- Berapa luas area cetak yang dibutuhkan?
- Berapa cycle per minute?
- Apakah kecepatan film berubah selama produksi?
- Apakah tersedia ruang instalasi untuk printer?
Sebagai contoh, jika VFFS beroperasi secara stop-and-go dengan waktu berhenti yang cukup, Intermittent TTO dapat digunakan. Namun, jika film bergerak terus dengan kecepatan tinggi, Continuous TTO lebih relevan.
Karena itu, gerakan aktual film menjadi faktor utama dalam menentukan jenis TTO untuk mesin VFFS.
Apakah Intermittent TTO Bisa Digunakan pada Flowpack?
Secara umum, flowpack yang filmnya bergerak terus-menerus lebih sesuai menggunakan Continuous TTO.
Pada mesin flowpack atau horizontal packaging, film biasanya bergerak mengikuti produk secara kontinu. Continuous TTO dirancang untuk kondisi seperti ini karena proses pencetakan dapat berlangsung tanpa menghentikan film.
Intermittent TTO hanya dapat dipertimbangkan jika mesin flowpack benar-benar memiliki fase berhenti yang cukup lama untuk menyelesaikan proses pencetakan.
Beberapa hal yang perlu diperiksa adalah:
- Apakah film benar-benar berhenti saat akan dicetak?
- Berapa lama waktu berhentinya?
- Apakah printhead memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan pesan?
- Berapa panjang dan luas area cetak?
- Apakah pemasangan TTO akan memengaruhi cycle mesin?
- Apakah tersedia ruang yang cukup untuk pergerakan printhead?
- Apakah posisi film tetap stabil selama proses cetak?
Jika film hanya melambat tetapi tidak benar-benar berhenti, Intermittent TTO belum tentu dapat bekerja dengan baik. Printhead membutuhkan kondisi material yang diam dan stabil selama proses pencetakan.
Karena itu, untuk flowpack dengan gerakan film kontinu, Continuous TTO biasanya menjadi pilihan yang lebih tepat. Intermittent TTO baru dapat digunakan jika karakter mesin memang menyediakan fase berhenti yang cukup.
Secara sederhana:
VFFS continuous motion → Continuous TTO dapat digunakan.
VFFS stop-and-go → Intermittent TTO umumnya lebih sesuai.
Flowpack continuous motion → Continuous TTO umumnya lebih sesuai.
Flowpack dengan fase berhenti → Intermittent TTO mungkin digunakan setelah cycle diverifikasi.
Pemilihan akhir sebaiknya tetap berdasarkan pengamatan gerakan film, cycle time, kecepatan produksi, area cetak, dan ruang instalasi pada mesin packaging yang sebenarnya.
Industri Apa Saja yang Menggunakan TTO Printer?
TTO printer banyak digunakan pada industri yang menggunakan flexible packaging dan membutuhkan hasil cetak yang tajam, konsisten, serta mudah diubah. Teknologi ini terutama cocok untuk proses packaging yang mencetak informasi saat film masih dalam kondisi rata sebelum dibentuk menjadi kemasan akhir.
Food and Beverage
Industri makanan dan minuman merupakan salah satu pengguna utama TTO printer karena banyak produknya menggunakan flexible packaging.
Aplikasinya antara lain pada:
- Snack.
- Biskuit.
- Kopi.
- Bumbu.
- Frozen food.
- Bakery.
- Sachet minuman.
- Kemasan makanan ringan.
- Flowpack produk individual.
Informasi yang umum dicetak meliputi:
- Tanggal produksi.
- Expired date.
- Best before.
- Nomor batch.
- Barcode.
- QR code.
- Informasi traceability.
TTO sesuai untuk industri ini karena dapat menghasilkan cetakan yang tajam dan langsung kering, sehingga film dapat langsung melanjutkan proses forming, filling, sealing, dan cutting tanpa menunggu tinta mengering.
Pharmaceutical
Pada industri farmasi, TTO digunakan untuk mencetak informasi yang membutuhkan keterbacaan dan konsistensi tinggi.
Aplikasinya dapat ditemukan pada:
- Sachet.
- Strip packaging tertentu.
- Flexible packaging.
- Label.
- Kemasan sekunder tertentu.
Informasi yang dapat dicetak meliputi:
- Nomor batch.
- Expired date.
- Manufacturing date.
- Barcode.
- Data matrix.
- Nomor seri.
- Informasi traceability.
Dalam aplikasi farmasi, kualitas cetak menjadi penting karena kode digunakan untuk identifikasi produk, pelacakan batch, dan kontrol distribusi.
Karena itu, selain kualitas print, pengaturan data dan integrasi dengan sistem produksi juga perlu diperhatikan agar informasi yang dicetak sesuai dengan produk yang sedang dijalankan.
Cosmetics, Personal Care, dan Home Care
TTO juga banyak digunakan pada industri kosmetik, personal care, dan home care yang menggunakan sachet, pouch, serta berbagai jenis flexible packaging.
Contoh aplikasinya antara lain:
- Sachet shampoo.
- Refill sabun.
- Pouch produk personal care.
- Wet wipes.
- Sachet kosmetik.
- Flexible packaging produk home care.
Informasi yang dicetak dapat berupa:
- Tanggal produksi.
- Expired date.
- Nomor batch.
- Barcode.
- QR code.
- Logo.
- Informasi produk.
TTO cocok untuk aplikasi ini karena mampu mencetak informasi detail pada film dengan hasil yang rapi tanpa menggunakan tinta cair.
Untuk perusahaan yang memiliki banyak SKU, template pada controller juga dapat membantu mempercepat pergantian informasi saat terjadi changeover produk.
Tobacco
Pada industri tobacco, TTO dapat digunakan untuk flexible packaging tertentu yang membutuhkan pencetakan data variabel.
Informasi yang dapat dicetak dapat meliputi:
- Kode produksi.
- Nomor batch.
- Tanggal.
- Barcode.
- Informasi traceability.
Pemilihan ribbon dan parameter cetak perlu disesuaikan dengan material kemasan yang digunakan karena lapisan permukaan film dapat memengaruhi daya rekat dan kualitas hasil cetak.
OEM Packaging Machinery
TTO juga relevan untuk perusahaan OEM packaging machinery, yaitu produsen atau integrator mesin packaging.
TTO dapat menjadi bagian dari sistem yang diintegrasikan dengan:
- VFFS.
- Flowpack.
- Sachet machine.
- Pouch packaging machine.
- Labeling machine.
- Rewinder.
- Sistem packaging otomatis lainnya.
Bagi OEM, penggunaan TTO memungkinkan mesin packaging dilengkapi dengan sistem coding yang langsung terintegrasi dengan cycle produksi.
Hal yang perlu diperhatikan dalam integrasi meliputi:
- Jenis gerakan film.
- Kecepatan mesin.
- Cycle time.
- Posisi pemasangan.
- Area cetak.
- Trigger.
- Signal dari PLC.
- Akses pergantian ribbon.
Pemilihan antara Intermittent TTO dan Continuous TTO juga harus disesuaikan dengan mekanisme packaging machine yang digunakan.
Secara umum, TTO banyak digunakan pada industri yang membutuhkan coding pada flexible packaging dengan hasil cetak tajam dan data yang sering berubah. Namun, kesesuaian printer tetap bergantung pada material, jenis ribbon, gerakan film, kecepatan line, dan mesin packaging yang digunakan. Karena itu, sample print dan site survey menjadi langkah penting sebelum menentukan konfigurasi TTO.
Perbedaan TTO dengan Mesin Coding Lain
TTO memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan CIJ, TIJ, dan laser marking. Perbedaannya terutama terlihat dari jenis consumable, metode pencetakan, material yang paling sesuai, kualitas hasil cetak, serta cara integrasinya dengan production line.
| Aspek | TTO | CIJ | TIJ | Laser |
|---|---|---|---|---|
| Consumable | Ribbon | Tinta + make-up | Cartridge | Minim consumable |
| Metode pencetakan | Thermal transfer | Inkjet non-contact | Inkjet non-contact | Laser marking |
| Material utama | Flexible film | Plastik, kaca, logam, kabel, pipa | Karton, label, kertas, material tertentu | Beragam tergantung jenis laser dan material |
| Resolusi | Tinggi | Cocok untuk kode produksi | Tinggi | Tinggi |
| Barcode / QR code | Sangat sesuai | Terbatas sesuai konfigurasi dan kebutuhan | Sangat sesuai | Sangat sesuai |
| Integrasi dengan packaging machine | Sangat sesuai | Bisa diintegrasikan | Bisa diintegrasikan | Bisa diintegrasikan |
| Hasil langsung kering | Ya | Membutuhkan waktu kering | Bergantung jenis tinta | Ya |
| Permukaan ideal | Material rata sebelum kemasan dibentuk | Rata, melengkung, dan tidak beraturan | Umumnya rata dan stabil | Bergantung jenis material dan konfigurasi |
| Aplikasi utama | Flexible packaging, sachet, pouch, flowpack | Botol, kaleng, kabel, pipa, produk bergerak cepat | Karton, label, barcode, QR code | Permanent marking dan traceability |
| Kebutuhan perawatan | Printhead, roller, ribbon, dan mekanisme drive | Printhead dan sistem sirkulasi tinta | Cartridge dan kebersihan nozzle | Lensa, sistem pendingin, dan safety system |
TTO
TTO paling sesuai untuk kebutuhan coding pada flexible packaging yang masih berada dalam kondisi rata di dalam mesin packaging.
Keunggulannya antara lain:
- Hasil cetak tajam.
- Cocok untuk barcode dan QR code.
- Tidak menggunakan tinta cair.
- Hasil cetak langsung kering.
- Dapat mencetak area yang relatif luas.
- Mudah diintegrasikan dengan VFFS, flowpack, dan sachet machine.
TTO menjadi pilihan yang kuat ketika printer perlu menjadi bagian langsung dari proses packaging.
CIJ
CIJ lebih cocok untuk kebutuhan coding pada produk yang sudah terbentuk atau memiliki permukaan melengkung dan tidak beraturan.
Contohnya:
- Botol.
- Kaleng.
- Kabel.
- Pipa.
- Komponen plastik.
- Produk yang bergerak cepat.
CIJ menggunakan sistem tinta cair yang bersirkulasi secara terus-menerus dan mampu mencetak tanpa menyentuh produk.
Dibanding TTO, CIJ lebih fleksibel untuk bentuk produk, tetapi hasil cetaknya lebih berfokus pada kode produksi seperti tanggal, batch, lot, dan informasi traceability.
TIJ
TIJ menggunakan cartridge dan juga bekerja dengan metode non-contact.
Teknologi ini lebih cocok untuk material yang relatif rata dan stabil, seperti:
- Karton.
- Kardus.
- Label.
- Kertas.
- Kayu tertentu.
- Plastik tertentu.
TIJ unggul dalam mencetak teks kecil, barcode, QR code, nomor seri, dan logo dengan resolusi tinggi.
Dibanding TTO, TIJ tidak menggunakan ribbon dan tidak harus selalu dipasang langsung pada packaging machine. TIJ dapat digunakan pada conveyor, labeling machine, mini feeder, atau sistem handling lainnya.
Laser Marking
Laser marking menggunakan energi laser untuk membuat tanda langsung pada permukaan material tanpa tinta atau ribbon.
Keunggulannya meliputi:
- Hasil permanen.
- Resolusi tinggi.
- Tidak membutuhkan consumable tinta atau ribbon.
- Cocok untuk traceability jangka panjang.
Namun, kesesuaian laser sangat bergantung pada jenis material dan jenis sumber laser yang digunakan, seperti CO2, fiber, atau UV.
Investasi awal dan kebutuhan sistem keselamatan juga perlu dipertimbangkan.
Mana yang Lebih Tepat?
Tidak ada satu mesin coding yang paling baik untuk semua aplikasi. Pemilihannya perlu berdasarkan kondisi produksi.
Secara sederhana:
- Pilih TTO jika mencetak pada flexible film di dalam packaging machine.
- Pilih CIJ jika mencetak pada botol, kaleng, kabel, pipa, atau produk bergerak cepat.
- Pilih TIJ jika membutuhkan barcode, QR code, atau hasil resolusi tinggi pada karton, label, dan permukaan yang stabil.
- Pilih laser jika membutuhkan marking permanen tanpa tinta atau ribbon.
Material, bentuk produk, kecepatan line, area cetak, kebutuhan barcode, serta biaya operasional perlu dipertimbangkan sebelum menentukan teknologi yang paling sesuai.
Kesimpulan
TTO printer atau Thermal Transfer Overprinter merupakan mesin coding yang menggunakan ribbon, panas, dan printhead thermal untuk mencetak informasi pada flexible packaging. Teknologi ini cocok untuk mencetak tanggal produksi, expired date, nomor batch, barcode, QR code, logo, dan informasi traceability dengan hasil yang tajam dan langsung kering.
Secara umum, TTO terbagi menjadi Intermittent TTO dan Continuous TTO. Pemilihannya bergantung pada gerakan aktual film saat proses pencetakan. Intermittent TTO lebih sesuai ketika film berhenti sementara, sedangkan Continuous TTO digunakan ketika film tetap bergerak.
FAQ Seputar TTO Printer
Apa yang dimaksud dengan TTO printer?
TTO adalah singkatan dari Thermal Transfer Overprinter, yaitu mesin coding yang menggunakan printhead thermal dan ribbon untuk memindahkan tinta ke permukaan flexible packaging.
Bagaimana cara kerja TTO printer?
TTO bekerja dengan menempatkan ribbon di antara printhead dan material. Elemen pada printhead kemudian dipanaskan sesuai pola pesan sehingga lapisan tinta pada ribbon berpindah ke permukaan film dan membentuk teks, barcode, QR code, atau gambar.
Apa saja informasi yang dapat dicetak dengan TTO?
TTO dapat mencetak tanggal produksi, expired date, best before, nomor batch, lot number, barcode, QR code, logo, teks beberapa baris, serta informasi traceability.
Apa saja jenis TTO printer?
Secara umum, TTO terbagi menjadi dua jenis, yaitu Intermittent TTO dan Continuous TTO. Pemilihannya bergantung pada apakah film berhenti atau tetap bergerak saat proses pencetakan berlangsung.
Apa perbedaan Intermittent TTO dan Continuous TTO?
Intermittent TTO digunakan ketika film berhenti sementara saat mencetak. Continuous TTO digunakan ketika film tetap bergerak selama proses pencetakan.
Kapan Intermittent TTO digunakan?
Intermittent TTO cocok untuk mesin packaging dengan sistem stop-and-go, seperti VFFS intermittent, sachet machine, dan pouch machine tertentu.
Kapan Continuous TTO digunakan?
Continuous TTO lebih sesuai untuk packaging machine yang menjalankan film secara terus-menerus, seperti flowpack, horizontal packaging, dan continuous motion packaging machine.
Apakah Continuous TTO bisa digunakan pada mesin VFFS?
Bisa, jika mesin VFFS menggunakan continuous motion. Jika film berhenti sementara pada setiap cycle, Intermittent TTO biasanya lebih sesuai.
Apakah Intermittent TTO bisa digunakan pada flowpack?
Bisa pada kondisi tertentu, tetapi hanya jika mesin memiliki fase berhenti yang cukup untuk menyelesaikan proses cetak. Flowpack dengan gerakan film kontinu umumnya lebih sesuai menggunakan Continuous TTO.
Apa fungsi ribbon pada TTO printer?
Ribbon merupakan consumable utama TTO yang membawa lapisan tinta. Saat terkena panas dari printhead, tinta pada ribbon berpindah ke material kemasan.
Apa saja jenis ribbon TTO?
Secara umum, ribbon TTO dapat dibedakan menjadi wax, wax-resin, dan resin. Masing-masing memiliki karakteristik berbeda dalam hal daya rekat, kualitas cetak, dan ketahanan.
Apa perbedaan wax, wax-resin, dan resin ribbon?
Wax memiliki transfer tinta yang relatif mudah tetapi ketahanannya lebih rendah. Wax-resin memberikan keseimbangan antara kualitas cetak dan ketahanan. Resin digunakan untuk kebutuhan yang memerlukan ketahanan lebih tinggi terhadap gesekan, panas, atau kondisi tertentu.
Material apa saja yang dapat dicetak dengan TTO?
TTO dapat digunakan pada flexible film, plastik packaging tertentu, material multilayer, aluminium foil, label roll, sachet, dan pouch.
Apakah TTO cocok untuk flexible packaging?
Ya. TTO memang paling banyak digunakan pada flexible packaging yang masih berada dalam kondisi rata sebelum dibentuk menjadi kemasan akhir.
Apakah TTO bisa mencetak barcode dan QR code?
Ya. TTO cocok untuk mencetak barcode dan QR code karena mampu menghasilkan hasil cetak yang tajam dan detail.
Apa kelebihan utama TTO printer?
Kelebihan TTO meliputi hasil cetak tajam, tidak menggunakan tinta cair, hasil langsung kering, area cetak fleksibel, data mudah diubah, cocok untuk banyak SKU, serta mudah diintegrasikan dengan packaging machine.
